Lamongan – SMP Negeri 1 Sugio turut ambil bagian dalam Pameran Pendidikan Lamongan Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 22–24 Mei 2026 di Kawasan Gajah Mada Lamongan. Mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", pameran ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional sekaligus Hari Jadi Lamongan ke-457.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, tersebut menjadi ajang bagi insan pendidikan untuk menampilkan berbagai karya, inovasi, dan praktik baik dalam dunia pendidikan. Sebanyak 115 stan dari berbagai jenjang pendidikan, organisasi, perguruan tinggi, dunia usaha, dan UMKM turut berpartisipasi memeriahkan pameran yang menjadi salah satu agenda pendidikan terbesar di Kabupaten Lamongan.
Pada kesempatan tersebut, SMP Negeri 1 Sugio hadir sebagai peserta pada Stan Nomor 70 dengan menampilkan inovasi unggulan bertajuk Smart Digital Hydroponic (SDH). Inovasi ini merupakan pengembangan program Adiwiyata yang memadukan teknologi digital dengan sistem budidaya tanaman hidroponik sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis proyek dan penguatan pendidikan berkelanjutan.

SDH merupakan sistem hidroponik berbasis sensor digital dan otomatisasi yang dirancang untuk membantu proses budidaya tanaman secara lebih efisien, hemat air, praktis, dan ramah lingkungan. Melalui teknologi ini, kondisi tanaman dapat dipantau secara real-time, sehingga perawatan tanaman menjadi lebih mudah dan akurat.
Pada sistem SDH, tanaman dibudidayakan tanpa menggunakan media tanah, melainkan memanfaatkan aliran air bernutrisi yang dikontrol secara otomatis. Berbagai sensor digital berfungsi membaca kondisi lingkungan, seperti suhu dan kelembapan udara. Data yang diperoleh kemudian diproses oleh mikrokontroler dan ditampilkan melalui layar monitor sebagai dasar pengoperasian sistem otomatis. Ke depan, sistem ini juga dapat dikembangkan menjadi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pemantauan dilakukan melalui smartphone.
Kepala SMP Negeri 1 Sugio, Dr. Hj. Hibatun Wafiroh, S.Pd.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa keunggulan Smart Digital Hydroponic terletak pada perpaduan antara teknologi digital dengan konsep pertanian ramah lingkungan.
"Smart Digital Hydroponic merupakan simulasi teknologi smart farming yang dapat menjadi solusi pertanian masa depan. Sistem ini menggunakan sensor otomatis untuk memantau kondisi tanaman sehingga proses budidaya menjadi lebih efisien, hemat air, dan mudah dikendalikan. Ke depan, sistem ini juga dapat dikembangkan menjadi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat dipantau melalui smartphone," jelasnya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa inovasi tersebut tidak hanya bermanfaat sebagai media budidaya tanaman, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mengintegrasikan mata pelajaran IPA dan Informatika melalui pendekatan Project Based Learning. Peserta didik diajak untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemrograman (coding), serta pemanfaatan teknologi dalam menyelesaikan permasalahan nyata di bidang lingkungan dan ketahanan pangan.
Keikutsertaan SMP Negeri 1 Sugio dalam Pameran Pendidikan Lamongan 2026 menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mendukung terwujudnya sekolah berwawasan lingkungan. Melalui Smart Digital Hydroponic, sekolah berharap dapat menginspirasi lahirnya generasi yang inovatif, peduli lingkungan, serta siap menghadapi tantangan era digital dengan tetap mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan.